
TULUNGAGUNG – Upaya mendukung ketahanan pangan terus dilakukan jajaran TNI AD melalui pendampingan kepada petani di wilayah binaan. Babinsa Desa Panggunghuni, Koptu Wasis, anggota Koramil Tipe B 0807/19 Pucanglaban, turun langsung membantu petani membersihkan lahan tanaman jagung di Desa Panggunghuni, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Minggu (6/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pendampingan Hanpangan sekaligus bentuk kepedulian Babinsa terhadap aktivitas pertanian masyarakat. Kehadiran aparat kewilayahan di tengah petani diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus mendorong masyarakat untuk terus mengoptimalkan pengelolaan lahan pertanian.
Dalam kegiatan tersebut, Koptu Wasis bersama petani membersihkan rumput liar dan tanaman pengganggu yang tumbuh di sekitar tanaman jagung. Pembersihan dilakukan untuk mengurangi gulma yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman dengan mengambil unsur hara, air dan ruang tumbuh yang dibutuhkan jagung.
Menurut Koptu Wasis, kondisi lahan yang terawat menjadi salah satu faktor yang mendukung pertumbuhan tanaman secara optimal.
“Penyiapan lahan merupakan tahap penting sebelum maupun selama proses budidaya tanaman. Lahan yang bersih dari gulma akan mengurangi persaingan tanaman jagung dalam mendapatkan unsur hara, air dan sinar matahari, sehingga pertumbuhan tanaman dapat lebih maksimal,” ujar Koptu Wasis.
Ia menambahkan, pendampingan Babinsa kepada petani tidak hanya diwujudkan melalui bantuan tenaga di lapangan. Interaksi secara langsung juga menjadi kesempatan untuk membangun komunikasi dan memberikan motivasi kepada masyarakat agar tetap semangat mengembangkan sektor pertanian.
“Kami akan terus berupaya hadir dan membantu para petani di wilayah binaan. Harapannya, hasil pertanian semakin meningkat, kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi, dan yang paling penting kesejahteraan para petani juga semakin baik,” tambahnya.
Koptu Wasis berharap kerja sama antara TNI, pemerintah daerah, penyuluh pertanian dan para petani dapat terus diperkuat. Sinergi tersebut dinilai penting agar berbagai kendala yang muncul dalam proses budidaya dapat segera diketahui dan dicarikan solusi bersama.
Pendampingan pertanian yang dilakukan Babinsa menjadi salah satu bentuk dukungan TNI AD terhadap upaya penguatan ketahanan pangan di wilayah. Selain membantu petani menjaga kondisi lahan, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat mendorong peningkatan produktivitas sekaligus memberikan dampak positif terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.
Dengan pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan dan sinergi berbagai pihak, sektor pertanian di Kecamatan Pucanglaban diharapkan semakin berkembang serta mampu memberikan hasil yang optimal bagi masyarakat.
