
Tulungagung – Tak hanya membangun infrastruktur desa, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0807/Tulungagung juga menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Komitmen tersebut terlihat saat Plt. Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., didampingi Dansatgas TMMD ke-130 Letkol Arh Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han., bersama jajaran Forkopimda Tulungagung meninjau kegiatan pengobatan gratis di GOR Serbaguna Lapangan Desa Pojok, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, Selasa (13/10/2026).
Kegiatan pengobatan gratis ini menjadi salah satu sasaran nonfisik dalam program TMMD ke-130 yang bertujuan membantu masyarakat memperoleh akses pelayanan kesehatan. Pelaksanaannya melengkapi sasaran fisik berupa pembangunan infrastruktur, sehingga manfaat TMMD dapat dirasakan masyarakat melalui berbagai bidang kehidupan.
Dansatgas TMMD ke-130 Letkol Arh Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han., menyampaikan bahwa program TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan sarana dan prasarana, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan sosial yang dibutuhkan warga.
“Melalui program TMMD ke-130 ini, kami ingin menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Selain pembangunan infrastruktur, kegiatan pengobatan gratis menjadi bentuk kepedulian terhadap kesehatan warga sekaligus upaya mempererat hubungan antara TNI dan rakyat,” ujar Dansatgas TMMD ke-130.
Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur dalam pelaksanaan TMMD menjadi bagian penting untuk mendukung keberhasilan program pembangunan di wilayah pedesaan. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan unsur terkait diharapkan mampu mendorong pemerataan pembangunan sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Peninjauan oleh Plt. Bupati Tulungagung bersama Dansatgas TMMD dan Forkopimda tersebut juga menunjukkan dukungan lintas sektor terhadap pelaksanaan program TMMD ke-130 di Desa Pojok, Kecamatan Campurdarat.
Melalui perpaduan sasaran fisik dan nonfisik, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0807/Tulungagung terus mendorong pembangunan yang tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga memperhatikan kebutuhan sosial masyarakat demi terwujudnya desa yang lebih maju dan sejahtera.
