doc.pendim0807

TULUNGAGUNG – Potensi kebakaran di sekitar kawasan hutan jati Desa Pucangan, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung, berhasil dicegah setelah anggota Koramil Tipe B 0807/13 Kauman bersama petugas Perhutani dan warga bergerak cepat memadamkan api, Jumat (4/9/2026).

Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 15.00 WIB. Piket Koramil 0807/13 Kauman menerima laporan dari warga mengenai adanya aktivitas pembakaran di sekitar lahan yang berdekatan dengan kawasan hutan jati.

Mendapat laporan tersebut, Batituud Koramil 0807/13 Kauman Peltu Exwan Budi Santosa bersama Kopda Irfan Yanuar dan petugas Perhutani segera menuju lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati adanya api dari aktivitas pembakaran. Mengingat titik api berada di sekitar kawasan hutan dengan vegetasi yang berpotensi mudah terbakar, pemadaman langsung dilakukan bersama warga.

Upaya tersebut berlangsung cepat. Api berhasil dipadamkan sebelum menjalar lebih luas ke kawasan hutan jati. Setelah proses pemadaman selesai, petugas kembali memastikan kondisi di sekitar lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya api kembali.

Peltu Exwan Budi Santosa mengatakan, kecepatan merespons laporan masyarakat menjadi bagian penting dalam mencegah potensi kebakaran berkembang menjadi lebih besar.

“Begitu mendapat laporan dari warga, kami langsung mendatangi lokasi bersama anggota Perhutani. Kami bersama warga melakukan pemadaman agar api tidak menjalar ke kawasan hutan. Alhamdulillah, api berhasil dipadamkan dan situasi saat ini aman,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kewaspadaan perlu ditingkatkan karena aktivitas pembakaran di sekitar kawasan hutan memiliki risiko tinggi, terlebih ketika kondisi lahan dan vegetasi relatif kering.

Karena itu, masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran secara sembarangan, terutama di lokasi yang berdekatan dengan kawasan hutan maupun lahan dengan vegetasi kering.

“Kesadaran dan kepedulian masyarakat sangat penting dalam mencegah terjadinya kebakaran lahan maupun hutan. Apabila menemukan adanya titik api atau aktivitas pembakaran yang berpotensi membahayakan, segera laporkan kepada aparat atau pihak terkait,” tambahnya.

Penanganan tersebut menjadi contoh pentingnya laporan masyarakat dan respons cepat aparat di lapangan dalam mencegah kebakaran sejak dini. Kolaborasi antara TNI, Perhutani dan warga tidak hanya membantu memadamkan api, tetapi juga menjadi langkah pencegahan agar potensi kebakaran tidak berkembang dan mengancam kawasan hutan.

Dengan kewaspadaan bersama serta kepedulian terhadap lingkungan, potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kecamatan Kauman diharapkan dapat ditekan. Masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan setiap aktivitas maupun titik api yang berpotensi menimbulkan bahaya.

By Wahyu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *