doc.pendim0807

TULUNGAGUNG – Menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keutuhan dan kedamaian Indonesia. Semangat tersebut mengemuka dalam Apel Besar 3 Pilar yang digelar Pemerintah Kabupaten Tulungagung di halaman Kantor Pemkab Tulungagung, Kamis (3/9/2026).

Komandan Kodim 0807/Tulungagung Letkol Arh Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han., turut hadir dalam apel yang mengusung slogan “Jaga Indonesia, Jogo Tulungagung” tersebut. Kegiatan melibatkan unsur TNI, Polri, Forkopimda Kabupaten Tulungagung, organisasi perguruan pencak silat, organisasi kemasyarakatan serta elemen masyarakat dan unsur Sabuk Kamtibmas.

Slogan “Jaga Indonesia, Jogo Tulungagung” yang sebelumnya telah dicanangkan pada Agustus 2025 kembali digaungkan sebagai pesan bersama bahwa upaya menjaga keamanan nasional dapat dimulai dari lingkungan paling dekat, yakni daerah tempat masyarakat tinggal dan beraktivitas.

Dalam rangkaian apel, perwakilan organisasi peserta juga menandatangani deklarasi bersama Jaga Indonesia, Jogo Tulungagung. Deklarasi tersebut menjadi bentuk komitmen bersama untuk menjaga persatuan, ketertiban dan kondusivitas wilayah serta mengedepankan komunikasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat.

Plt. Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin menyampaikan bahwa secara umum kondisi keamanan di Kabupaten Tulungagung masih berjalan aman dan kondusif. Meski demikian, kewaspadaan seluruh elemen masyarakat tetap diperlukan sebagai langkah pencegahan agar situasi tersebut dapat terus dipertahankan.

Menurutnya, keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh unsur masyarakat. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, organisasi masyarakat dan kelompok-kelompok masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana yang aman dan damai.

Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam menjaga kondusivitas wilayah adalah aktivitas konvoi anggota perguruan pencak silat. Kegiatan konvoi pada prinsipnya dapat berlangsung selama dilakukan secara tertib, disampaikan kepada pihak terkait dan dapat dikoordinasikan dengan aparat keamanan.

Namun, apabila aktivitas tersebut berkembang menjadi tindakan anarkis atau menimbulkan gangguan keamanan, penanganannya menjadi kewenangan aparat penegak hukum.

Melalui Apel Besar 3 Pilar ini, seluruh elemen yang hadir diajak memperkuat komunikasi serta mengedepankan sikap saling menghormati dalam menjaga keamanan wilayah. Perbedaan organisasi, kelompok maupun latar belakang diharapkan tidak menjadi penghalang dalam membangun persatuan dan kebersamaan.

Kehadiran Dandim 0807/Tulungagung dalam apel tersebut menjadi bagian dari komitmen TNI untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, Polri dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah.

Semangat “Jaga Indonesia, Jogo Tulungagung” diharapkan tidak berhenti pada kegiatan apel maupun deklarasi, tetapi dapat diwujudkan melalui sikap nyata seluruh masyarakat dalam menjaga lingkungan, menghormati perbedaan, menghindari tindakan yang dapat memicu konflik serta bersama-sama menciptakan Tulungagung yang aman, damai dan kondusif.

Dengan terjaganya keamanan di tingkat daerah, diharapkan rasa aman masyarakat semakin kuat dan pembangunan dapat berjalan secara berkelanjutan. Sebab, menjaga Indonesia pada dasarnya dapat dimulai dari langkah sederhana: menjaga Tulungagung bersama-sama.

By Wahyu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *